Langsung ke konten utama

Postingan

YKS, Yuk Kurangi Sampah

-Farizki Hapsoro Sampah, jika diartikan menurut KBBI adalah "barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi dan sebagainya...". Jika kita membicarakan sampah maka kita akan menemui 2 kategori besar sampah yaitu yang bisa teruraikan dan yang sulit diuraikan. Untuk sampah yang bisa diuraikan kita bisa mengambil contoh seperti kertas atau daun yang nantinya bisa dikomposkan untuk sampah daun dan bisa dibuat kertas lagi untuk sampah kertas. Sedangkan contoh untuk sampah yang sulit diuraikan? tentu saja contoh yang akan mendominasi adalah plastik. Plastik merupakan sampah yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk diuraikan maka dari itu plastik digolongkan menjadi sampah yang sulit diuraikan. banyak dari jenis sampah plastik yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tempat air mineral entah itu dalam bentuk cup maupun botol, lalu ada peralatan makan plastik seperti sendok plastik, garpu plastik, juga sedotan plastik. Untuk menguraikan sampah plas...
Postingan terbaru

Pulau Sampah

-Farizki Hapsoro Bisa kita pantau dunia masa kini mempunyai banyak sekali isu lingkungan yang sedang terjadi di seluruh penjuru bumi. Mulai dari langit sampai dalam air pun mempunyai masalah masing-masing. Dari mulai polusi dan gas emisi di udara lalu limbah sampai sawit di daratan, hingga akhirnya pada sampah-sampah di lautan. Dari sekian banyak permasalahan lingkungan tadi, kali ini saya akan berfokus membahan tetang dunia bawah air atau lautan. Kita sering menjumpai kata-kata "Lautan sampah" dalam pembicaraan kita sehari-hari, namun sekarang lautan sampah bukan merupakan sebuah ungkapan belaka yang berarti sampah yang menumpuk di suatu tempat maupun sampah yang berserakan dimana-mana. Lautan sampah sekarang sudah menjadi sebuah kenyataan dibuktikan dengan banyak dokumentasi yang menunjukkan bahwa laut sekarang dipenuhi dengan sampah. Bahkan jika dilihat dari foto-foto yang ada di internet bisa kita bayangkan bertapa kotornya lautan itu sekarang. bayangkan, kita saja ya...